End_Kha Zone

Wilujeng Sumping…….

Manajemen Kesiswaan

Dana Bos Untuk Beli TV dan DVD

Senin, 27 April 2009 13:01:09

Berdasarkan pemeriksaan uji petik terhadap dokumen pertanggungjawaban
dan cek fisik tanggal 23 Oktober – 7 November 2008 ke-53 sekolah di
Bengkulu Utara, diketahui bahwa terdapat pengeluaran uang dana BOS yang tidak terkait dengan kepentingan murid atau kegiatan belajar mengajar. Sehingga kurang tepat sasaran dan mengurangi porsi biaya operasional sekolah lainnya.

Seperti pembayaran insentif dan transportasi kepala sekolah dan guru sebesar Rp 449,2 juta. Lalu untuk biaya partisipasi HUT Korpri Rp 6,2 juta. Biaya konsumsi guru dari pagi sampai siang hari (selain biaya teh, gula, dan kopi seperti diperbolehkan dalam juklak) sebesar Rp 46,53 juta.

Selain itu, pembelian laptop, PC desktop, flash disk, dan peripheral komputer lainnya, dispenser, TV, DVD, dan antena parabola, yang tidak terkait langsung dengan murid sebesar Rp 87,43 juta. Pemberian uang transport kepada pengawas, UPTD, petugas dari dinas dan pihak lain serta untuk iuran/sumbangan lain-lain dan biaya studi banding sebesar Rp 16,4 juta.

Kepala BPK Perwakilan Palembang, Drs. Muzakir menyatakan, item-item tersebut tidak sesuai dengan panduan BOS dalam rangka wajib belajar 9 tahun. Bagian I Juklak BOS pada butir C.1 tertera bahwa dana BOS dapat digunakan untuk biaya transportasi siswa miskin dari dan ke sekolah. Lalu pada butir C.2 menyatakan dana BOS tidak boleh digunakan untuk membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.

Bagian III Juknis keuangan BOS pada butir II.A.4 juga disebutkan penerimaan dan pengeluaran dana dicatat dalam buku kas. Ditambahkan pada butir III.C.4, setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi yang sah. Serta butir III.C.6 tertulis laporan pertanggungjawaban keuangan disampaikan setiap triwulan, semester dan tahun.

“Hal tersebut mengakibatkan pemanfaatan dana BOS tidak sepenuhnya tepat sasaran
dan dana BOS untuk membiayai kegiatan belajar mengajar siswa jadi berkurang
Rp 605,9 juta,” kata Muzakir.

Diketahui, tahun anggaran 2007, Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu mengelola
penyaluran dana BOS sebesar Rp 86,97 M dengan realisasi sebesar Rp 84,68 M. Kemudian tahun anggaran 2008 Dinas Pendidikan Provinsi kembali mendapat kucuran Rp 88,37 M dan realisasi sampai dengan 30 Juni 2008 sebesar Rp 43,09 M. Penyaluran dilakukan Tim Manajemen BOS Provinsi Bengkulu melalui Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (BPD Bengkulu).

Alokasi dana BOS Tahun 2007 per siswa sebesar Rp 254 ribu untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Rp 354 ribu untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penyaluran dana BOS oleh BPD Bengkulu dilakukan tidak langsung ke rekening sekolah. Melainkan ke BPD Cabang Pembantu (Capem), setelah itu baru ditransfer ke rekening sekolah.

Dalam petunjuk teknis pengelolaan dana BOS telah diatur mengenai pemanfaatan
dana BOS antara lain, untuk pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka Penerimaan
Siswa Baru (PSB). Selain itu, pembelian buku teks pelajaran dan buku penunjang untuk koleksi Perpustakaan.

Lalu untuk pembelian bahan-bahan habis pakai, misalnya buku tulis, kapur tulis, pensil, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran, gula, kopi dan teh untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah, pembiayaan kegiatan kesiswaan, program remedial, program pengayaan siswa, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja dan sejenisnya, pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa.

Dana tersebut juga digunakan untuk pengembangan profesi guru antara lain pelatihan, Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS)/Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Pembiayaan perawatan sekolah seperti pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela. Perbaikan meubelair dan perawatan lainnya. Pembiayaan langganan daya dan jasa, pembayaran honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah.

Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin, pembiayaan pengelolaan
BOS dan bila seluruh komponen diatas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan
jika masih terdapat sisa dana maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk
membeli alat peraga, media pembelajaran dan meubelair sekolah.

Selain penggunaan yang diutamakan seperti tersebut di atas, ada beberapa kegiatan pendanaan yang secara jelas tidak diperbolehkan menggunakan sumber dana BOS antara lain untuk disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan. Dipinjamkan kepada pihak lain, membiayai kegiatan yang bukan merupakan prioritas

Sekolah. Membayar bonus, transportasi, atau pakaian yang tidak berkaitan dengan
kepentingan murid, melakukan rehabilitasi sedang dan berat, membangun
gedung/ruangan baru. Membeli bahan atau peralatan yang tidak mendukung proses
pembelajaran, menanam saham dan membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari
sumber dana pemerintah pusat atau daerah.

“BPK RI merekomendasikan agar Gubernur Bengkulu memberikan teguran kepada
Tim Manajemen BOS Provinsi sesuai ketentuan yang berlaku dan memerintahkan
untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian,” demikian A. Muzzakir.

Berkenaan dengan hal tersebut Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu menyatakan dinas telah melakukan sosialisasi cara pertanggungjawaban dana BOS kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Dimana selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota yang berhak sepenuhnya memberikan bimbingan dan sosialisasi kepada sekolah-sekolah diwilayahnya.

Sedangkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara menjelaskan sosialisasi pertanggungjawaban Dana BOS telah dilakukan oleh Tim Manajemen BOS kabupaten dengan pola wilayah, namun hal tersebut tidak efektif karena pada pembinaan yang sifatnya masal tersebut, tidak semua kepala sekolah atau bendahara
BOS dapat memahami penjelasan atau bimbingan yang diberikan.

Oleh karena itu pada masa yang akan datang, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara merencanakan untuk melakukan pembinaan secara langsung ke sekolah-sekolah.(ken)

Mei 24, 2009 - Posted by | Manajemen Kesiswaan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: