End_Kha Zone

Wilujeng Sumping…….

Manajemen Kurikulum

Koperasi akan Punah, Kurikulum Tidak Berpihak

Rabu, 16 April 2008 | 19:15 WIB

Yulvianus Harjono

BANDUNG, RABU –  Koperasi diyakini akan segera punah dari dunia ekonomi negara ini jika tidak ada antisipasi. Gejalanya, kurikulum pendidikan tidak lagi berpihak untuk mengenalkan dunia koperasi dan kewirausahaan kepada anak sejak dini di sekolah.

Menurut Edi Sugandi, guru ekonomi dari Subang, dari zaman ke zaman, materi koperasi dalam kurikulum pendidikan porsinya makin minim. Sehingga, tidaklah mengherankan jika pengetahuan siswa saat ini akan ilmu koperasi kian minim.

“Pada tahun 1984, ekonomi koperasi jadi satu mata pelajaran utuh. Di 1994, tidak lagi disendirikan melainkan diintegrasikan ke pelajaran akuntansi. Di 2004 (kurikulum berbasis kompetensi), termasuk juga KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan), materi koperasi hanya ada di pengantar. Dari 10 jam menjadi hanya empat jam seminggu,” tutur Edi, Rabu (16/4) di sela-sela sebuah acara di Institut Manajemen Koperasi Indonesia.

Menurut Dedi Burhanuddin dari Tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Kabupaten Majalengka, pelajaran koperasi lambat laun akan menghilang dari dunia pendidikan di Indonesia jika tidak ada antisipasi. Kondisi ini terjadi akibat adanya pergeseran paradigma ekonomi yang saat ini lebih berorientasi kepada liberalisme, tidak lagi kerakyatan.

“Padahal, zaman dulu, lulusan SMA di kampung bisa langsung dirikan koperasi berkat modal pengetahuan ini. Saat ini, yang ada hanya nganggur. Padahal, koperasi ini kan basisnya kerakyatan, co-operasi dan kerjasama. Baik untuk orang-orang kecil seperti mayoritas di kita. Ketika ada krisisi ekonomi, barulah orang pada ribut-ribut pentingnya koperasi,” tuturnya.

Ia menyesalkan, revitalisasi ekonomi koperasi menjadi sekadar wacana. Gerakan koperasi terlihat mulai tumpul, lambat laun akan punah. Selama itu tidak disinergikan dengan pendidikan. “Sekarang coba tanya saja ke anak-anak, kapan hari koperasi ? Pasti tidak ada yang tahu,” tuturnya.

Mei 28, 2009 - Posted by | Manajemen Kurikulum

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: