End_Kha Zone

Wilujeng Sumping…….

Manajemen Sarana dan Prasarana

TAHUN INI, KECELAKAAN KA HARUS NIHIL

Sabtu, 16 Februari 2008 | 19:45 WIB

PRIM

sumber: kompas

SOLO, SABTU – Angka kecelakaan kereta api (KA) pada tahun ini harus nihil sehingga semua jajaran perkeretaapian diminta bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk di antaranya kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, mengatakan hal itu di sela-sela meresmikan kereta rel diesel elektrik (KRDE) jurusan Solo- Yogyakarta-Kutoarjo pp, di Stasiun Solo Balapan, Sabtu (16/2).

“Kita berupaya menekan terus angka kecelakaan KA agar nihil, termasuk  di antaranya memperbaiki pelayanan dan stasiun harus bersih. Kita maunya kecelakaan tahun ini nihil,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Ia meminta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ronny Wahyudi agar jangan sampai ada lagi KA yang anjlok. Jika dahulu masih ada sarana dan prasarana tua, kacau masalah roda KA, dan masalah kedisiplinan, tahun ini semuanya harus dibenahi.

“Perbaikan sarana/prasarana yang rusak, seperti rel KA yang dahulu memakai kayu dan yang jelek telah diganti. Sedangkan  lokomotif dan roda yang telah rusak semuanya diperbarui,” katanya.

Menteri mengatakan, perbaikan sarana angkutan KA ini juga dilakukan di luar Jawa, seperti di Sumatra karena transportasi ini penting sebagai angkutan kelapa sawit dan batu bara.

Menyinggung mengenai KRDE jurusan Solo-Semarang, Jusman, mengatakan, KA itu kini tengah dimodifikasi dari listrik menjadi KRDE di bengkel PT IMKA Madiun, Jawa Timur.

Ia berharap, pada Juli 2008 KA KRDE jurusan Solo- Semarang sudah selesai sehingga bisa dioperasikan, seperti KRDE jurusan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo yang telah diresmikan pengoperasiannya.

Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz, meminta pengoperasian KRDE jurusan Solo-Semarang bisa dilakukan lebih cepat. “Saya minta kalau bisa pengoperasian KA itu lebih cepat malah lebih bagus. Kalau bisa bisa beroperasi sekitar bulan Mei 2008,” katanya.

KA KRDE jurusan Solo-Semarang ini memang diperlukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan raya  Solo-Semarang, sekaligus bisa memperlancar roda perekonomian.

Mei 31, 2009 - Posted by | Manajemen Sarana dan Prasarana

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: